Ruang ICU. Tulisan di samping pintu kamar membuat Clarissa hanya bisa menatap nanar dan sedih. Di balik kaca berukuran besar itu ada pria paruh baya yang baru saja selesai menjalani operasi darurat dan masih memerlukan observasi lebih lanjut, kata petugas rumah sakit mereka hanya tinggal menunggu beliau sadar dari efek obat bius pasca operasi. Namun, ada yang janggal menurut Clarissa. Mengapa ayah angkatnya tidak di pindahkan ke kamar rawat biasa saja, bukan ke ruang tertutup dan terbatas seperti sekarang. Papa sebenarnya sakit apa. Batinnya risau. Wanita cantik itu berdiri diam menunggu disana seorang diri, sedangkan Andre dan Mama Sari menemui dokter yang menangani ayah angkatnya tersebut sejak 15 menit yang lalu. Di lain tempat di bangunan yang sama, Sari terisak lirih, bahuny

