Hal pertama yang ia lihat ketika membuka mata adalah langit-langit ruangan berwarna putih, lalu di susul bau obat-obat menyengat indra penciumannya. Di tolehkan kepalanya ke kanan dan ke kiri, sepi. Ternyata dia sendirian di ruangan ini. Tidak ada siapa-siapa. Kepalanya masih berdenyut sakit, ia mengangkat tangan kanannya melihat jarum infus menancap di sana. Matanya memanas ketika mengingat apa yang baru saja terjadi dengannya. DIA BARU SAJA DI PUKULI. Dan yang lebih menyakitkan adalah pelakunya merupakan kekasihnya sendiri. Bella. Wanita itu memejamkan matanya kuat-kuat. Bayangan wajah marah, tendangan, tamparan dan jambakan rambut yang di terimanya membuat Bella meringis kecil. Tubuhnya terasa mati rasa. Hal terakhir yang Bella ingat kekasihnya itu menendang dirinya kuat. Dan saki

