Keesokkan harinya Andre menepati janjinya, ia menemani Clarissa ke rumah sakit setelah mengantar Raka pergi ke sekolah, dan ibu angkat mereka Sari tidak ikut bersama mereka karena merasa tidak enak badan pagi ini. Keduanya hanya memandang sedih dan miris kearah Sari yang seperti kelelahan dan tidak bersemangat di rumah. Di dalam mobil Andre terus menggenggam jemari Clarissa, ia menjalankan mobil dengan kecepatan pelan menggunakan satu tangan sebagai kemudi. Terlebih di pagi hari jalan raya selalu ramai padat dan macet. "Kak." "Hmm." Andre melirik sekilas lalu kembali memasukkan gigi mobil saat kendaraan di depannya kembali melaju. Lalu berhenti lagi. "Mama benar tidak apa-apa kita tinggal." Serunya khawatir. Wajah pucat Sari mengganggu pikirannya sejak meninggalkan rumah. Terlebih l

