Polisi itu mengungkapkan bahwa di dalam rumah tampak seperti biasa, sangat bersih beda saat di mana Diah terakhri lihat di mana saat itu banyak darah Geya dan Ben yang berceceran. Namun sekarang rumah itu akan dirobohkan? Apa segitu besar pengaruh keluarga Aarav, keluarga Geya dan keluarga Ben? Diah yakin jika hal ini pasti mengeluarkan banyak sekali uang yang dikeluarkan. Kepemilikan rumah itu juga sudah meninggal, dan tidak ada kabar tentang keturunan sang pemilik rumah. Diah tetap terjaga hingga sudah pukul dua malam, Diah tak bisa tidur dengan otaknya yang berkecamuk dan tak bisa tenang. Parahnya lagi tak ada rasa kantuk pada Diah. Hingga pada akhirnya Diah berusaha sekuat mungkin mencoba mengosongkan pemikirannya dan menutup mata, berakhir tanpa sadar Diah sudah tertidur meskipun tak
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


