“Hamba mengandung anak Yang Mulia Kaisar,” ujar Selir Lin sambil berlinang air mata. Ibu Suri tersentak. Ini bukanlah hal yang ingin dia dengar, kehamilan ini akan membawa masalah kedalam istana. Tapi itu adalah darah daging Yang Mulia Kaisar. Sambil berpikir mencari cara, ibu suri menjawab penjelasan Lin Xi. "Apakah Yang Mulia sudah tahu mengenai kehamilanmu? kapan terakhir kali Yang Mulia mengunjungimu?". "Yang Mulia belum tahu mengenai hal ini, hamba pun baru mengetahui kehamilan ini beberapa hari yang lalu. Sejak kembali ke istana Yang Mulia belum menemui hamba lagi,” jawab Lin Xi sambil menangis tersedu sedu. Sambil menghela nafas panjang. "Lin Xi, meski anak yang kau kandung adalah darah daging Yang Mulia, tapi kau tetap tidak dapat masuk ke istana. Kumohon lepaskanlah Yang Mu

