- SABOTASE -

2275 Kata

Sudah cukup!   Devanka tidak bisa terus banyak berfikir seperti saat ini karena terlalu memakan waktu. Dengan berat hati dan segala pertimbangan, akhirnya Devanka mengambil keputusan yang mungkin akan membuat dirinya menyesal tetapi ini sudah menjadi peraturan yang mutlak.   Devanka bangun dari duduknya lalu dia berjalan mendekati Leo dan Toni yang sejak tadi berdiri di ujung halaman. Lelaki itu berhenti ketika sudah berada didepan kedua anak buahnya itu.   Sebelum bicara, Devanka menarik nafasnya dalam – dalam lalu menghela dengan seberat – beratnya. “ Jemput Zevanya sekarang juga. “ Ucap Devanka mengejutkan Leo dan Toni. Terutama Leo, ia fikir Devanka akan berubah fikiran tetapi sikap keras dan egois lelaki itu tidak mudah mencair meski sudah diberi tamparan melalui kata – kata.  

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN