- KIRIMAN FOTO -

2875 Kata

Pintu ruangan di kunci rapat – rapat oleh Josua agar Zevanya tidak melarikan diri, gadis itu duduk di sudut ruangan sambil menangis tersedu – sedu dengan kedua tangan memeluk dirinya sendiri. Dia tidak ingin pakaiannya dibuka oleh lelaki yang kini berjalan mendekatinya dengan senyuman merekah tanpa dosa.   “ Jadi, kamu yang membunuh adikku? “ Josua berjongkok di depan Zevanya.   “ Adikmu? “ Zevanya bertanya.   “ Ya, lelaki yang kamu bunuh dengan banyak tikaman di tubuhnya adalah adikku, Jonas. “ Terang Josua, matanya melotot penuh dendam karena mengetahui bahwa adiknya mati dalam keadaan menggenaskan dan pembunuhnya adalah seorang perempuan yang terlihat lugu dihadapannya saat ini.   Zevanya terdiam dalam ketakutan.   “ Kau tahu? nyawa harus dibalas dengan nyawa! “ Josua menarik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN