Sergei terbangun dengan sakit kepala yang terasa bagai hantaman benda keras, rasanya berkunang-kunang dan menyiksa. Ia tidak ingat sedang berada di mana dan apa yang terjadi dengan kepalanya serta apa yang dilakukan terakhir kali sebelum semuanya terasa bagai terbang hingga terhempas ke dasar sampai tak berdaya. Sergei ingat dengan suara-suara di sekitarnya, suara yang mengelilinginya. Ia sedang berada di rumah Medeline Martinez, duduk-duduk bersama dengan keluarganya usai sebuah pesta kejutan untuk Louisa sang adik yang baru saja berulang tahun. Aroma makanan, kue, dan wine yang berkelebat menggoda indera penciumannya. Keriuhan pesta dan gelak tawa. Cerita lucu dan konyol yang melahirkan banyak tawa. Sergei samar dalam mengingat siapa saja yang ia temui di pesta itu, hanya segelintir

