FELIX - 57

2518 Kata

Rudolf terbangun lebih dulu usai ponsel miliknya menderu di atas nakas. Sebuah pesan masuk dari Nolan Ross beberapa jam yang lalu.   Tidak ada yang mencurigakan dari luka sayatan di pergelangan tangannya.   Rudolf terdiam dengan masih menatap layar ponselnya yang telah mati. Bayangan wajah Louisa yang pucat, nyaris kehabisan darah serta luka lebam di beberapa tempat di tubuhnya yang terbuka.   “Untuk apalagi aku hidup jika aku tak lagi bisa memilikimu?” “Kau akan menyesali keputusanmu. Aku tidak akan memaafkanmu dengan semua rasa sakit ini, Rudolf.”   Amarah Louisa yang masih segar dalam ingatan Rudolf. Pertengkaran mereka di ruang kantor miliknya, dan di sana ada Alena juga. Rudolf di antara masa lalu dan masa depannya. Semua terasa begitu rumit, dan Rudolf tidak pernah mendug

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN