Usai melahap makan siang mereka hingga tandas, di sinilah Arthur, Dea, dan Sirius sekarang. Mereka bertiga tengah menikmati indahnya Menara Eiffel sembari ditemani oleh hembusan angin dan dedaunan dari pohon maple yang berjatuhan. Sirius yang berada di gendongan Dea terlihat menikmati s**u botolnya dengan nyaman. Bahkan bayi itu tak rewel atau menangis sedikit pun semenjak mereka berada di luar. "Kamu mau foto, De?" tanya Arthur memecahkan keheningan di antara mereka. Sontak saja Dea menganggukkan kepalanya cepat dan penuh semangat. Sedari tadi wanita itu memang ingin sekali berfoto ria, tetapi ia merasa tak enak dengan Arthur. Takut merepotkan pria itu lebih jauh. "Yuk! Sekalian aku fotoin sama Baby Sirius, ya? Biar ada kenang-kenangan buat kamu," ucap Arthur. Pria itu beranjak dari d

