Makan Siang Bersama

1200 Kata

Tok, tok, tok!  Mendengar suara ketukan pintu, Dea pun bergegas keluar dari kamarnya dan melihat siapa yang datang dari monitor cctv yang berada di sebelah pintu.  Wajah Arthur terlihat jelas di depan sana, menunggu dengan pakaian santainya. Ia pun segera membuka kunci pintu tersebut. "Hi, Arthur. Ada apa?" tanya Dea.  Belum sempat Arthur menjawab pertanyaan wanita itu, terdengar suara tangisan kencang dari Sirius yang berada di kamar Dea. Wanita itu pun buru-buru berlari kembali ke kamarnya, sementara Arthur hanya mengikutinya di belakang. Wajah Sirius terlihat memerah karena terus menangis sedari tadi, Dea yang menggendongnya pun mengayunkan tubuh bayi itu pelan. "Cup, cup, cup. Aduh, kamu kok jadi rewel gini sih, Sayang," bujuk Dea. Wanita itu merasa kelimpungan mengurus Sirius ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN