Ruangan itu mendadak hening. Danis kembali mendudukan dirinya pada tempatnya semula. Perasaan bersalah menghampirinya setelah mendengar keadaan Rea. Ini salahnya! Seharunya Danis tidak mengatakan hal buruk itu sehingga Rea pasti berada di sampingnya saat ini. Danis menarik rambutnya demi menyalurkan kekesalannya. Sementara itu Karla dan Diana masih berminat mendengar kabar Rea. Avira menceritakan semuanya. Ia sungguh tidak tega melihat keadaan adiknya yang seperti kehilangan akal. Saat mereka sedang merenungkan apa yang Avira jelaskan, tiba-tiba suara Nathalia yang sejak tadi hanya diam melihat pertengkaran orang dewasa iti terdengar. "Nenek adik Zia terbangun!" ujarnya ketika melihat mata Zia yang sejak tadi tak lepas ia pandangani mengerjap lucu. Rengekan kecil terdengar oleh mereka

