**** Setelah berada di rumah sakit lebih kurang satu minggu, akhirnya Rea memaksa Danis untuk membawanya pulang. Rea sudah tidak betah berada di sana dengan ranjang rumah sakit yang apa adanya. Ia bahkan menjadikan itu sebagai alasan untuk merayu Danis agar menuruti keinginannya. Lagi pula menurut Rea, dirinya sudah kembali pulih. Tentu, kecuali tentang ia yang belum berani menyentuh anak kembarnya pasca melahirkan. Dunia medis dan internet menyebutnya baby blues. Rea paham, ia sudah mencari tahu tentang itu jauh jauh hari. Dirinya sudah berusaha, namun perasaan takut itu memang betul-betul hadir meskipun belum mencapai pada titik depresi. Rea termenung. Ia memang sudah kembali ke rumah besar keluarga Subroto. "Amit-amit!" pikirnya. Jangan sampai ketakutan ini bertambah. Rea sungguh tid

