100

4392 Kata

“ Kau bisa membuka matamu Ruan.” Suara itu membuat Juan membuka kedua matanya, ya dia baru saja selesai melakukan terapi bersama dokter Lea. Begitu kesadaran Juan kembali dia bangun dari kursi terapi dan berdiri di ruangan itu dengan perasaan yang jauh lebih baik dari sebelumnya. “ Bagaimana Ruan, apakah kau merasa jauh lebih baik.?” Tanya dokter Lea setelah selesai memberikan terapi. “ Sedikit lebih baik.” Balas Juan lirih. “ Oke, kau bisa kembali ke kamarmu bersama Sena.” Lontar dokter Lea dan di balas anggukan pelan darri Juan. Ketika Juan dan Sena meninggalkan ruangan dokter Lea, tiba-tiba saja Juan merasa ada yang memanggil namanya hingga membuatnya menoleh ke belakang. Juan melihat sesosok pria yang berdiri di ujung koridor dengan tatapan yang menerka-nerka. “ Kau.?” Ucap Juan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN