99

2093 Kata

Suara keributan dari satu kamar membuat beberapa orang yang mendengarnya langsung mendekati kamar itu. Tidak ada satu pun dari mereka yang berani membuka pintu hingga seorang pria yang tak lain adalah Ben datang, dia melirik pintu kamar berwarna putih itu dengan tatapan khawatir. “ Sejak kapan dia mulai mengamuk seperti itu.?” Tanya Ben pada para anggota yang juga berada disana. “ Bos sudah mengamuk sejak tadi, dia memecahkan barang-barang yang ada di dalam kamarnya. Kami tidak berani masuk untuk melihat keadaanya.” Mau tidak mau Ben terpaksa harus masuk ke dalam, ia tahu kalau hal ini tidak di sukai oleh Lucas. Hanya Juan yang dulu berani menghadapi Lucas sedangkan mereka yang tersisa hanya menuruti peirntahnya tanpa mengusik kehidupan pribadi pria itu. Perlahan tapi pasti Ben pun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN