Pada akhirnya hujan turun dan memaksa Sajaka tinggal lebih lama di rumah Deral. Sajaka dirundung canggung sepanjang mereka berada dalam jarak dekat. Perbedaan karakter dan ada rasa segan pada Deral, membuat mereka membisu tiap berhadapan. Untungnya ada Sadina sebagai mediator yang mampu mengajak dua cowok itu bicara. Sebenarnya meski kelihatan judes, Deral mempunyai hati baik. Buktinya banyak sekali perhatian yang Deral berikan pada Sadina. Sebagai kakak laki-laki, Deral kelihatan sangat ingin dapat diandalkan. Apalagi mempunyai adik semanis dan lugu seperti Sadina. Sajaka juga kalau mempunyai seorang adik perempuan seperti Sadina, akan menjaganya dengan ketat. “Kamu nggak mau nginep aja di sini?” Sadina ikut duduk di samping Sajaka yang tengah memakai sepatu. Sajaka menoleh

