Chapter 51

1170 Kata

"Serius nggak apa-apa?" "Iya, Mas.." "Lagian cuma duduk santai di sekitar taman dekat apartemen sini kok. Insya Allah nggak apa-apa," "Aku hanya khawatir itu saja. Setiap kamu bilang mau keluar rumah sendirian, aku nggak tenang. Em, bagaimana kalau kita cari asisten yang bisa menemani kamu dan membantu memenuhi kebutuhan kamu disaat aku tidak dirumah?" "Apakah tidak apa-apa? Maksud aku, biayanya-" "Allah akan bantu kita, Nafisah." Nafisah tersenyum dan akhirnya mengalah. "Baiklah, terserah, Mas." "Kalau begitu hati-hati, ya. Aku berangkat kerja dulu. Assalamu'alaikum." "Wa'alaikumussalam." Nafisah mengantar kepergian Danish menuju pintu luar dan tak lupa mencium punggung tangannya. Setelah itu, Nafisah mempersiapkan dirinya. Sudah lama sekali ia tidak berjalan-jalan sekitar taman.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN