Bagian 24. Tanya

1884 Kata

Tidak perlu banyak kata lagi tentang cinta dan setia. Ketika semua sudah pada tempatnya, maka tidak ada yang bisa menukarnya lagi. Seperti matahari untuk siang, dan rembulan untuk malam. Semua setia pada posisi masing-masing. Maka aku untukmu, juga akan setia pada tempatku. *** "Mas cemburu, ya?" Aku bertanya menggoda. Entah mengapa, kali ini aku suka melihat ekspresi cemburunya. Laki-laki itu mendelik, membuatku terkekeh geli. Kutarik tangan agar lepas dari genggamannya, bukan benar-benar ingin lepas, melainkan hanya untuk menggodanya. "Diam, kenapa?" Dia berdecak kesal sambil mengeratkan genggaman. Aku semakin cekikikan. "Jangan khawatir, Mas. Dia gak akan berani mengambil aku dari Mas." Ia menoleh, menatap dengan dahi mengernyit. Sorot matanya seolah bertanya, "Oh, ya? Benarkah?

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN