BAB 22 - Pusara Keluarga

2008 Kata

Hanya memakan waktu kurang lebih lima menit; kedua pria yang berboncengan di depan mereka, terlihat berbelok menepi untuk keluar dari jalan raya. Surya Kelana mengikuti dalam jarak sepuluh-dua puluh meter di belakangnya. Jalan yang mereka lewati kini, adalah setapak tanah keras yang hanya cukup untuk dilalui oleh sebuah kendaraan roda empat. Kanan dan kiri jalanan, dipenuhi pepohonan jenis perdu setinggi sekitar dua meter. Di balik tanaman pagar tersebut, adalah merupakan kebun singkong dan beberapa jenis buah. Jika melihat kondisi yang begitu sepi, tampaknya mereka memang benar-benar dibawa menuju sebuah area pemakaman umum. Hanya saja, letak pemakaman tersebut berada agak jauh dari jalan raya. ---   Saat mereka terus meluncur masuk dalam tempat yang begitu lengang itu, mendadak saja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN