22 : Kegelisahan

622 Kata

"Aku menyerah!" teriak Aldy meraih gelas es teh manisnya kemudian meminum menenggaknya hingga tandas. "Yeaayy! Yuhuuu!" euforia ku tak terelakkan lagi. Aku sangat senang, sangat bahagia karena berhasil mengalahkan si songong Aldy yang akhirnya menyerah sendiri. "Jangan senang dulu, aku menyerah karena aku mengalah padamu agar kau senang." ucapnya yang masih saja songong. "Dih, alasan yang keren." sahutku kesal mendengarnya. Aku yang kepedasan pun juga meraih gelas es teh manisku, menenggaknya cepat namun tak sampai tandas. Bersyukur sedikit mengurangi rasa pedas di dalam mulutku, rasanya bibirku menebal membengkak merah efek pedas. "Hadiahnya mana?" tuntutku meminta hadiah atas kemenangan yang ku raih lewat tantangan malam ini. "Hadiah?" ulang Aldy mengernyit. "Siapa yang mengatak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN