Dengan langkah yang sangat berhati-hati, Dewi Renisia pun mengikuti Primus di belakangnya. Mereka berdua terlihat seperti penyusup yang hendak keluar dari pavilium mewah yang hanya ditempati oleh Dewi Renisia seorang diri. Sebab, wanita itu masih berada dalam masa hukumannya sehingga belum bisa dikatakan tetap tinggal di istana, meskipun Dewi Neox sering kali membawa Dewi Renisia ke istana. Namun, lagi-lagi wanita itu harus berlapang d**a ketika berada di tempat kesendiriannya. “Apa ini akan berhasil?” tanya Dewi Renisia mendadak ragu ketika mereka bersembunyi di balik batu besar dengan sekelilingnya berisikan bunga meihua yang begitu indah. “Percayakan padaku, Dewi Renisia. Karena semua akan baik-baik saja saat mereka tidak menyadari kita berada di sini,” jawab Primus setengah berbisik

