“Jenderal Gu, bisakah kau menjadi pengamat langsung pada kekacauan yang terjadi di Pesisir Barat? Aku merasa cemas memikirkan nasib penduduk yang ada di sana sekaligus kau bisa menaksir secara langsung fatal atau tidaknya serangan yang mereka lakukan,” titah Yang Mulia Kaisar menghela napas panjang. Tentu saja hal tersebut membuat Jenderal Gu terdiam sesaat. Ini memang momen yang paling pas untuk dirinya keluar dan melihat betapa parahnya serangan susulan dari Klan Iblis. Meskipun mereka tampak kalah, tetapi sepertinya itu hanyalah pengalihan saja. Ketika serangan sebenarnya sudah dipersiapkan sejak lama. Membuat Klan Manusia terkecoh sedikit. “Baiklah, Yang Mulia,” jawab Jenderal Gu mengangguk mantap. Setelah itu, keduanya pun berpisah dengan Jenderal Gu mulai mempersiapkan keberangkat

