134. Godaan

1056 Kata

Sebuah kereta kuda tampak berhenti di depan gerbang istana yang berisikan enam prajurit elit, di antaranya terlihat tiga orang prajurit istana. Sebab, wajah-wajah mereka tampak tidak asing di ingatakan Gu Sheng Jun. Dewi Renisia yang menyadari kereta kuda telah berhenti pun menyikap penutup kain, lalu menatap penuh takjub ke arah luar. Istana yang dulu sempat menjadi bahan perebutan itu tampak sangat megah sekaligus mewah. “Apa kita akan benar-benar masuk?” tanya Dewi Renisia menoleh ke arah seorang lelaki dewasa di belakangnya. “Tentu saja kita akan masuk ke dalam. Tapi, ingat, jangan sampai identitasmu terbongkar ketika sudah di dalam!” jawab Gu Sheng Jun menatap serius ketika mengutarakan kalimat terakhirnya. “Iya, aku tidak akan berbuat apa pun di dalam,” ucap Dewi Renisia lesu. Se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN