Penyisiran secara sembunyi-sembunyi memang tidak menutup kemungkinan akan terjadinya sebuah masalah. Seperti yang sekarang menimpan Gu Sheng Jia beserta pasukannya. Mereka semua mendadak terkena serangan susulan yang lantas melumpuhkan sebagian prajurit. Sebuah benda meledak begitu saja dari bawah tanah membuat sebagian prajurit tewas dan terluka parah. Tentu saja hal tersebut menjadikan sebagian prajurit lainnya memasang pagar waspada. Mereka semua langsung membentuk benteng melindungi Gu Sheng Jia yang memegangi da*danya nyeri. “Komandan Gu, apa kau baik-baik saja?” tanya salah satu prajurit dengan ekspresi cemas. “Tidak apa-apa,” jawab Gu Sheng Jia mengangguk mantap, lalu bangkit dari berlututnya di atas tanah. Ia harus memasksakan diri agar tidak membuat suasana semakin mencemaskan.

