FOURTY FOUR

2520 Kata

Wanita bernama Madame Elise itu terdiam untuk beberapa saat, sebelum dia tiba-tiba memasang ekspresi wajah serius. Sambil bertopang dagu dengan kedua tangan yang bertumpu pada meja kecil di depannya, dia memicing tajam pada Nirina. “Raja Renz Tazio Sylvain. Aku dengar dia dibunuh oleh ratunya sendiri? Apa itu benar?” Nirina tak membantah kebenaran itu karenanya dia mengangguk, mengiyakan. “Benar. Dia tewas di tangan ratunya.” Madame Elise tertawa sambil menggeleng-gelengkan kepala, “Ternyata sekuat apa pun seorang pria, tetap saja mereka selalu dikalahkan pesona wanita cantik. Raja ular sekalipun tak ada bedanya.” “Itu karena Alegra melakukannya dengan licik. Dia menjebak Raja Tazio.” “Itulah yang kumaksud. Seorang pria yang terkenal kuat sekalipun jika sudah dibutakan oleh cinta pada

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN