“Berhenti di depan, Pak!” Begitu suara itu mengalun, sang kusir menghentikan laju kudanya. Lalu pasangan pria dan wanita muda turun dari kereta kuda. Si pria mengulurkan beberapa koin uang sebagai bayaran sebelum sang kusir kembali menarik tali kekang kuda dan kereta kuda itu pun kembali berjalan. Si pria tersenyum lebar pada sosok wanita yang berdiri di sampingnya. Lalu tanpa izin dia menggenggam tangan wanita itu. “Aku akan mengantarmu pulang sampai rumah,” katanya. “Terima kasih. Padahal ini sudah malam, jangan repot-repot mengantarku.” Dengan wajah tersipu malu, si wanita berbasa-basi seolah dia menolak padahal dalam hati sangat lega karena itulah yang dia harapkan, kekasihnya mau mengantarkan sampai rumah. “Justru karena ini malam hari, aku harus mengantarmu sampai rumah.” Pria it

