AFTER SCHOOL BAB 109 “Deo, hari ini jadwalku ke dokter. Kau bisa antar, kan?” Kata Reana, sembari meletakkan ponsel ke dalam tas tangannya itu. Perut Reana sudah semakin membesar, sebentar lagi wanita itu akan melahirkan. Deo yang sedang membaca koran pagi tampak acuh, ketika Reana berbicara kepadanya. “Deo..” Panggil Reana lagi. Deo meletakkan kopinya dan melipat koran itu kembali, mulai hari ini Reana sudah mengambil cuti kerjanya. “Ya, tapi setelah kau selesai, aku akan langsung berangkat ke kantor.” Tukas Deo, mengambil kunci mobilnya dan melangkah ke luar. “Akhir – akhir ini aku merasa kau dingin kepadaku, kenapa, Deo?” Ucap Reana, dan masuk ke dalam mobilnya. “Itu hanya perasaanmu saja.” Jawab Deo acuh. “Memang itu yang kurasakan, Deo. Ada apa denganmu? Apa kau tidak menci

