AFTER SCHOOL BAB 110 “Kau baik – baik saja, sayang?” Cindy mengangguk, ketika Andre bertanya padanya dengan lembut. “Aku harap, kau tidak terpengaruh karena laki – laki itu.” “Tentu saja tidak, jangan cemaskan soal itu. Bukankah Cindy, sudah tidak melihatnya, Kak? Apa yang Kakak cemaskan?” Andre terdiam, menatap sorot mata istrinya yang terlihat berusaha membuatnya yakin itu. “Maaf, Kakak tidak akan bertanya lagi soal ini.” Andre mengusap pipi Cindy, mengecup kening perempuan itu lembut. “Kak,” Cindy meraih tangan Andre, ketika laki – laki itu hendak masuk ke dalam rumahnya. “Cindy sudah memberikan seluruh hati Cindy untuk Kakak. Jadi, tolong, jangan meragukan cinta Cindy ini. Cindy akan menghabiskan sisa hidup hanya untuk Kakak dan anak kita.” Andre tersenyum lembut, lelaki it

