Malam merayap semakin dalam, membawa hawa dingin yang menusuk hingga ke tulang. Di pinggiran pelabuhan yang terbengkalai, sebuah gudang kargo besar berdiri kokoh dengan dinding logam yang berkarat dan cat yang mengelupas. Dari luar, tempat itu tampak seperti makam bagi peti kemas tak terpakai, namun di dalamnya, sebuah transformasi radikal telah dilakukan. Gudang kargo yang disamarkan ini menjadi titik temu paling krusial bagi Alea. Setelah peringatan keras dari Don Vandeborg yang baru saja diterima Marco, keamanan mereka kini berada di ujung tanduk. Alea tahu bahwa mengandalkan teknologi saja tidak cukup; dia membutuhkan intelijen manusia yang lebih dalam dari para sekutunya yang bergerak di bawah radar. Bau air laut yang payau dan aroma besi tua yang lembap memenuhi udara di dalam gudan

