Gerakan Malam

1618 Kata

Kegelapan malam di pinggiran kota terasa mencekik, seolah-olah langit telah menelan seluruh cahaya untuk menyembunyikan dosa-dosa yang sedang terjadi di bawahnya. Bau tanah basah sisa hujan sebelumnya bercampur dengan aroma logam berkarat yang menyengat dari pagar kawat berduri yang mengelilingi fasilitas itu. Gardu listrik terpencil ini berdiri tegak seperti monumen beton yang sunyi di tengah padang ilalang, namun di dalamnya mengalir arus informasi yang menjadi denyut nadi faksi saingan. Marco bergerak tanpa suara, tubuhnya yang terbalut pakaian taktis hitam menyatu sempurna dengan bayang-bayang pepohonan yang meranggas. Langkah kaki botnya mendarat dengan lembut di atas tanah lunak, menghindari ranting kering yang bisa mengkhianati keberadaannya. Ia bisa merasakan adrenalin berdenyut d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN