bc

Istri Tuan Serigala

book_age16+
2
IKUTI
1K
BACA
forbidden
HE
love after marriage
pregnant
king
blue collar
drama
sweet
bxg
scary
werewolves
city
pack
cheating
war
friends with benefits
like
intro-logo
Uraian

Delia sama sekali tak mengerti kenapa tuan Sagara tiba-tiba saja baik padanya. Pria itu memberinya uang, kasih sayang, perhatian dan perlindungan.

Sampai suatu hari Delia merasa mual dan mengetahui dirinya hamil. Namun saat ia ingin mengugurkan janinnya, tuan Sagara malah marah besar.

Pria itu mengamuk dan berubah menjadi sosok yang mengerikan, mirip serigala dengan taring tajam.

chap-preview
Pratinjau gratis
01
Happy Reading! "Ibu, memangnya ada masalah apa di rumah besar sampai kita semua dilarang mendekat ke sana?" tanya Delia. Pasalnya hari ini semua pekerja diminta kembali lebih cepat ke bangunan belakang dan tadi tanpa sengaja, Delia juga mendengar suara berisik seperti barang-barang pecah dari lantai atas. "Ibu juga kurang tahu, tapi sepertinya tuan Sagara akan bercerai dengan istrinya." "Lagi?" kaget Delia. Bukankah tuan Sagara sudah bercerai dua kali sebelumnya dan ini yang ketiga. Niah mengangguk."Sepertinya gosip yang beredar itu benar." "Gosip apa, bu?" tanya Delia penasaran. "Kalau tuan Sagara tidak bisa melakukan itu." ucap Niah dengan suara lebih kecil membuat Delia melotot. "Tidak bisa melakukan itu?" tanya Delia pelan. "Iya. Gosip itu sudah beredar di lingkungan para pekerja. Ibu ingin tidak percaya tapi sepertinya itu benar." ucap Niah lalu segera beranjak mengambil sapu. Mumpung ada waktu, lebih baik ia membersihkan rumah kecil mereka. Sedang Delia hanya menggeleng pelan lalu segera beranjak menuju kamarnya. Lebih baik ia mengerjakan tugas kuliahnya agar nanti malam bisa tidur tepat waktu. Tapi begitu malam tiba, Delia malah tidak bisa tidur. Padahal perutnya sudah kenyang dan semua tugas kuliah sudah selesai, tapi matanya tetap tidak bisa tidur. Delia menghela napas lalu bergerak bangun dan mengambil jaket. Lebih baik ia keluar jalan-jalan, siapa tahu setelah itu matanya akan mengantuk. Kaki Delia melangkah menuju kursi yang biasa para pekerja gunakan untuk bersantai. "Harusnya tadi aku membawa teh atau susu." gumam Delia lalu mengernyit saat mendengar sebuah suara dari arah kanannya. "Siapa di sana?" tanya Delia dengan suara bergetar. "Siapapun yang ada di sana, cepat ke mari." Delia diam sejenak. Meski tak yakin tapi sepertinya suara itu pernah ia dengar. "Cepat!" "Tuan Sagara?" kaget Delia. Sebelumnya ia tak yakin tapi mendengar suara bentakan pria itu membuat Delia segera berdiri dan berlari ke arah asal suara. Delia langsung melotot saat tahu kalau tuan Sagara jatuh ke dalam sumur. Memang tidak kelihatan tapi suaranya memang berasal dari dalam sumur. Untungnya sumur itu kering dan tidak dalam. Harusnya tubuh tinggi tuan Sagara bisa memanjat naik tapi sepertinya pria itu terluka. "Apa tuan baik-baik saja?" tanya Delia panik. "Cepat panggil orang ke sini!" suruh Sagara. Delia mengangguk."Tuan tunggu di sini ya, saya akan segera kemb---arghhh" jerit Delia saat kakinya salah berpijak dan malah terperosok masuk sumur. Bukk "Arggh."jerit Sagara saat tubuh gadis pelayan itu jatuh menimpanya. Delia sendiri juga sakit, hanya saja ia tidak berani bersuara. Dan harusnya memang tuan Sagara yang lebih merasa sakit. Pria itu sudah terluka dan ia malah menambahnya. "T-tuan.. Apa tuan baik-baik saja?" tanya Delia saat tak mendengar suara tuan Sagara. Jangan-jangan pria itu pingsan. "Tuan Sagara.." panggil Delia panik lalu mencoba meraba tubuh tuan Sagara. Di dalam sini benar-benar gelap, Delia benar-benar tidak bisa melihat apapun. "Tuannn.." panggil Delia lagi lalu mulai berteriak meminta tolong. Namun sekeras apapun teriakannya, tidak ada satupun yang merespon. Wajar saja, ini sudah malam. Kalaupun ada yang dengar, mungkin mereka mengira yang berteriak bukanlah manusia. Karena putus asa, Delia akhirnya hanya bisa menangis. Ia mencoba membangunkan tuan Sagara dengan menyentuh tubuh pria itu tapi tetap saja tidak ada suara. "Tuan.. apa tuan mati.. tolong jangan mati sekarang, tuan.." isak Delia. Setidaknya jangan mati di sini, ia sangat takut. 'Gadis ini, kenapa tidak terjadi apapun saat ia menyentuh tubuhku?' batin Sagara. Sedari tadi dia diam bukan karena pingsan melainkan kaget pada sesuatu yang baru ditemuinya. Biasanya saat ada perempuan yang menyentuh tubuhnya, kulit Sagara akan langsung terasa panas seperti terbakar. Tapi kenapa saat gadis pelayan itu menyentuh tubuhnya malah tidak terjadi apapun. "Tuan bangunlah.. Ku mohon.." "Tuan, saya takut.. " "Tu--" "Diamlah! Kau cerewet sekali." tegur Sagara membuat Delia melotot senang. "Tuan masih hidup?" tanya Delia senang. "Kau berharap aku mati?" tanya Sagara datar. "T-tidak, tuan.. Saya senang tuan masih hidup." "Hm.." Delia akhirnya bergerak menjauh namun tiba-tiba saja tangannya ditangkap oleh seseorang dan itu harusnya adalah tuan Sagara kan? Tidak ada orang lain lagi di sini. "Ada apa, tuan?" tanya Delia pelan. "Siapa namamu?" "Delia, tuan." "Usia?" "Sembilan belas tahun." 'Pantas saja sampai saat ini dia belum punya keturunan. Ternyata pasangan sejatinya masih belum ada di dunia ini saat dia mencapai usia dewasa.' "Kenapa tuan diam?" tanya Delia lalu tidak lama setelah itu terdengar suara yang sangat keras, seperti suara serigala mengaung. Delia langsung mendongak. Kenapa bisa ada suara serigala di sini? Sedang Sagara segera menyentuh tubuh Delia."Pasanganku." "A-apa? Apa tuan tadi mengatakan sesuatu?" tanya Delia namun sedetik kemudian kepalanya terasa berat dan ia jatuh pingsan. Sagara segera melompat keluar dari sumur sambil menggendong pasangannya. Kemudian berlari menuju kamarnya di rumah mewah. Malam ini tidak akan ada yang bisa mencegah proses pembuatan keturunannya. Keturunan dari serigala terkuat. Bersambung

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Unscentable

read
2.1M
bc

He's an Alpha: She doesn't Care

read
830.5K
bc

Claimed by the Biker Giant

read
2.1M
bc

Holiday Hockey Tale: The Icebreaker's Impasse

read
1.0M
bc

A Warrior's Second Chance

read
384.8K
bc

Not just, the Beta

read
361.9K
bc

The Broken Wolf

read
1.2M

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook