nine

2181 Kata

"Nah, ini untuk kamar mu sementara selena, dan kau lihat di sebrang sana? Itu kamarku jadi jika terjadi sesuatu jangan sungkan untuk masuk kedalam kamar itu." Sungguh.. Aku tidak menyangka bahwa hubungan kami sampai sejauh ini. Ah tidak maksudku, hmm sebenarnya aku tidak ingin berharap terlalu tinggi dengan hubunganku bersama pria tampan satu ini. Tapi? Apa boleh buat jika dirinya sendiri selalu membuatku terjatuh kedalam pesonanya, dan aku tidak tahu apa ini benar perlakuan nyatanya untukku, atau masih ada sesuatu di balik semua ini. "Selena, apa kau mendengarkan ku?" seru sean diiringi dengan tepukan di bahu, sudah berhasil membuatku terlonjak kaget. "Aah ya, maaf aku tidak mendengarkanmu berbicara" balasku dengan menatap wajahnya yang selalu membuat hatiku ketar ketir. Dan di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN