Pagi ini, Lien kembali muntah-muntah sehingga Kaisar Chun dilanda kepanikan akibat terlalu takut istri cantiknya kenapa-napa. Saking paniknya, ia langsung menyuruh prajurit yang berjaga di kediamannya untuk memanggil tabib meski pun Lien melarang. Tak lama menunggu, tabib sudah datang. Tanpa basa basi, Kaisar Chun langsung menyuruh si tabib untuk memeriksa keadaan istrinya. Tabib mendekati Lien yang terbaring dengan mata terpejam di atas tempat tidur. Hendak memegang tangan Lien, tapi tertahan akibat tepisan Kaisar Chun. "Jangan curi-curi kesempatan untuk menyentuhnya!" Tabib itu tersenyum paksa. "Saya tidak akan mencuri-curi kesempatan untuk menyentuh Permaisuri, Kaisar Chun. Saya hanya akan memeriksa dan memastikan keadaan permaisuri." "Jangan banyak omong, Cun! Biarkan saja tabib me

