Part 44

1690 Kata

Pagi ini Nadira merasa jengah dengan Noni, karena sahabatnya itu tidak berhenti bertanya tentang Rangga. Karena malam itu Nadira harus di antar pulang oleh Rangga membuat Noni tidak habis pikir. "Nadira, kamu ada hubungan dengan pria itu?" tanya Noni untuk yang kesekian kali. Nadira hanya memutar bola matanya lelah. "Enggak, Noni!" jawab Nadira lelah. "Lalu, loe kenapa mau di antar pria itu naik mobilnya, pake acara motor di pulangin sendiri lagi!" Nadira menghela nafasnya lalu mendekati putranya hendak berpamitan pergi bekerja. "Udah deh, jangan bahas pria itu lagi!" ucap Rangga sambil mendekati putranya mencium Chiko lalu mengusap kepalanya dan tersenyum pada anak angkatnya. "Nad, serius deh, kalau iya juga gak apa-apa, loe boleh banget pacaran sama dia!" Nadira mengerutkan dahiny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN