Tristan masuk ke dalam cafe yang Nadira katakan dengan wajah tersenyum. Ia bisa melihat Nadira duduk bersama seorang gadis lainnya membuat Tristan berjalan cepat lalu menatap Nur ada di hadapan Nadira. "Enggak apa-apa kan kalau aku ajak, Nur?" ucap Nadira saat Tristan tiba di sana. Tristan tersenyum lalu menggelengkan kepalanya tidak masalah. Ia menarik kursi di antara Nur dan Nadira lalu duduk di sana. "Tidak masalah, kalau itu membuatmu nyaman!" ucap Tristan ikut bergabung di sana. Nadira dan Nur saling menatap satu sama lain membuat keduanya tersenyum malu-malu. "Udah pada pesen?" tanya Tristan membuat Nur dan Nadira mengangguk. "Kak Tristan pesan aja, kita sudah pesan sejak tadi!" Tristan mengangguk lalu memesan minuman untuknya. "Ada yang mau di omongin, Kak?" tanya Nadira mem

