Nadira memejamkan matanya mendorong d**a bidang Rangga agar menjauhinya. Rangga bukan menjauh tapi semakin mendekati Nadira bahkan mengunci pergerakan Nadira dengan menghalangi jalan Nadira dari sisi kanan dan kirinya menggunakan kedua tangan Rangga. Nadira langsung memberi jarak antara dirinya dan Rangga hingga mendongak menatap Rangga. "Apa yang kamu lakukan." desis Nadira sambil menatap tajam ke arah Rangga. Rangga tidak takut sama sekali dengan tatapan tajam yang bercampur rasa gugup itu. "Aku?" Rangga menunjuk dirinya sendiri tanpa melepaskan Nadira, "sedang bersenang-senang." ucap Rangga dengan senyum smirk di wajahnya. "Lepas!" desis Nadira menghentakkan tangan Rangga yang menghalangi tubuhnya. "Tidak bisa." ucap Rangga membuat Nadira mengerutkan dahinya menatap Rangga di ha

