Sampai malam, Mahda Christina dan juga Darren terjebak di ruangan latihan. Peraturan dilarangnya berkeliaran di koridor sekolah saat malam membuat mereka tidak bisa menemukan siapa pun untuk menolong agar bisa keluar dari ruangan tersebut. Darren sudah terlihat jauh lebih baik daripada tadi. Mereka mencari cara agar bisa keluar dari tempat itu segera. Sayangnya sekuat apa pun usaha mereka, yang didapatkan hanyalah kesia-siaan belaka. "Toloong!" teriak Mahda. Suaranya bergema, sayangnya gak ada respon sama sekali. "Udah, Da. Percuma lo teriak, gak bakalan ada yang denger juga," ujar Christina. "Jir gue rindu kasur," keluh Mahda. "Gue pengen laporin kejadian ini tapi, gak ada bukti." Darren meringis, memegangi perutnya yang sakit karena pukulan tadi. "Kenapa di sini gak ada CCTV?" t

