Anak-anak mendesah lega ketika Harvey baru saja menyelesaikan obrolannya. Semua lega dengan penjelasan yang diberikan. Salah satu di antara anak gen 9 berjalan mengikuti Harvey, dengan maksud mengantar lelaki itu sampai ke pintu. "Sudaah, gak perlu antar," tolak Harvey. Andreas mengangguk kemudian kembali ke tempat duduk. Belum lama Harvey keluar dari ruangan asrama gen 9, terdengar teriakan lelaki itu meminta seseorang untuk berhenti. Andreas menatap Mahda. Rey dan Aries juga saling bertatapan, mereka seperti ngefrezze beberapa saat sampai akhirnya salah seorang di antara mereka berlari menuju pintu keluar demi melihat apa yang terjadi. Pemandangan yang Darren lihat ketika membuka pintu adalah Pendamping gen 9 yang marah kepada Nigel. Nigel memang sering sekali berkeliaran di koridor

