Semesta memandang serius tiga orang yang ada di depan sana. Yang dipandang pun juga melakukan hal yang sama. Mereka pun saling pandang selama beberapa menit sebelum akhirnya Angkasa memulai serangan terlebih dahulu. "Guntoor, Vlazhis." Angkasa yang menggenggam pedang di tangan kanannya, bergerak secepat kilat ke arah Semesta. Kini ia siap menusuk Semesta dari arah belakang. Namun, ular seukuran betis orang dewasa dengan cepat melilit tubuh Angkasa, menariknya dan lalu melemparnya. Angkasa pun kini menjauh dari tempat Semesta berada. Pria yang serangannya diganggu itu, merasa kesal dan lalu menatap si pemilik ular yang ternyata adalah Roro Ayu. "Siluman Ular! Kenapa kau menjauhkanku darinya?!" bentak Angkasa. Sambil berjalan mendekati Semesta, Roro Ayu pun berkata dengan sombong, "Aku

