Additional part 4

3562 Kata

Entah sejak kapan anak kecil sudah tidak bersemangat untuk sekolah, tapi lain dengan Arkhan. Walaupun dia tetap harus dibangunkan namun dia tidak terlihat malas atau menolak untuk sekolah. Sudah satu bulan ini Arkhan masuk ke taman kanak-kanak di dekat komplek. Disaat orang-orang lain berbondong membawa anak mereka untuk bersekolah di tempat elit nan mahal, aku malah menyekolahkan Arkhan di sebuah taman kanak-kanak di dekat komplek. Alasannya hanya dekat dari rumah. Awalnya tentu saja Azka menolak, tapi bisa apa kalau Arkhan sudah setuju bersekolah disana. Yah, Arkhan dibawa kemana saja sih mau-mau saja. "Dek, mama duduk sini, ya," pesanku padanya saat di mencium tanganku dan berniat masuk ke dalam kelas. "Mama pulang aja," sahutnya membuatku menghela nafas. Disaat semua anak kecil men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN