Additional part 3

4423 Kata

Gak seperti biasanya. Dihari sabtu ini rumah tampak sepi. Benar-benar sepi. Biasanya begitu aku keluar dari kamar, teriakan Adrianna yang sedang dikejar-kejar oleh Arkhan akan menggema diseluruh penjuru rumah diikuti teriakan Akhan sambil tertawa. Tapi pagi ini terasa begitu sepi. Yang bisa ku temukan hanya si mbok, dan Azka yang sedang duduk di kursi meja bar sambil menikmati kopinya.             Aku mengernyitkan keningku. Sudah berapa kali ku bilang pada Azka bahwa minum kopi pagi-pagi itu gak baik, tapi dia masih saja minum kopi. "Sepi banget" gumamku seraya duduk disamping Azka.             Azka yang ternyata sedang main games di ipad, menekan tombol pause dan menatapku. "Kemarin kan Adrianna sama Arkhan dibawa mama kamu ke puncak," sahutnya.             "Oiya," aku menghela nafas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN