"Seterang apapun, kamu tetap tidak bisa kugapai. Mungkin, kamu memang akan tetap seperti bintang. Hanya bisa kupandangi tanpa bisa kumiliki." ---- Tania masih belum bercerita kepada Aly perihal Davin yang mengingkari janjinya. Jadi, ia hanya bercerita hal-hal umum mengapa ia merindukan lelaki itu. "Lo mau di sini berapa lama?" tanya Aly. "Dua mingguan kayaknya. Kenapa?" "Berdoa aja semoga Davin balik sebelum lo balik lagi." Tania mengernyitkan keningnya saat mendengar pernyataan Aly. "Memang, Davin ke mana?" "Lho, lo nggak tau?" Tania menggeleng pelan. "Davin balik ke Surabaya. Neneknya sakit sama mau bantuin perusahaan bokapnya di sana. Katanya, sampe masuk semester depan." Gadis itu terdiam. Mengapa Davin tidak memberitahu dirinya? Dan malah menjanjikan ingin menjemputnya di b

