“Karena keputusan dari semua tujuan adalah takdir. Manusia hanya di beri kesempatan untuk menjalani dan berusaha.” ---- "Ini buat kegagalan lo jagain Tania!" Aly melayangkan pukulannya kembali pada Davin saat berada di rumah sakit. "Ini buat ide konyol lo buat bikin dia bahagia!" Aly memukul bagian lain dari wajah Davin. "Ini karena lo udah bikin orang yang lo cintai menderita!" Kali ini, Davin menahan pukulan Aly dengan sisa tenaga yang ia miliki. Wajahnya sudah penuh memar dan sudut bibirnya robek dan mengeluarkan darah segar. "JELASIN DULU!" bentak Davin. "Lo gak tau gimana rasanya kehilangan orang yang lo sayang!" Aly terengah-engah. "Lo suka sama Tania?" tanya Davin sambil mengusap sudut bibirnya. "Perasaan gue gak penting! Yang pasti gue pernah ngerasain gimana sakitnya

