"Dan sekali lagi, jalan kita menemui arah terjal yang tidak terduga. Semoga, setelah ini tak ada lagi rintangan yang berarti." ---- Akhir pekan dengan kelas pagi memang membuat siapapun agaknya berat berangkat ke kampus. Dan hal itu juga berlaku pada Tania yang merasa malas. Ia pun menguap berkali-kali saat dosen menjelaskan. Ingin rasanya kelas segera berakhir. Sepuluh menit terakhir membuat Tania bukannya fokus pada materi tapi malah fokus pada jam tangannya. Menghitung mundur waktu yang tersisa. "Ah, akhirnya..." gumam Tania pelan sambil membereskan mejanya. Memastikan kalau catatannya tidak tertinggal. Kalau sampai hilang, ia benar-benar akan menyesal karena ia masih memaksa mencatat meskipun matanya masih begitu mengantuk. Ia berjalan riang ke luar kelas sambil mengapa beberapa t

