“Hah benarkah?? aku tidak pernah mendengarnya…” Mata An Huan langsung melotot, jiwa keingintahuannya langsung berkobar-kobar, pemuda itu baru bekerja di Zhenxiang selama enam bulan jadi wajar kalau ia tak pernah mendengar cerita itu. “Ah iyaaa benar benar, siapa namanya yaa…..” Qin Qin mencoba mengingat ingat hingga keningnya nampak berkerut. “Shu….Shu…An Na..Shu An Na! benarkan Shu An Na.” Seru Wu Lei. Shi Hui yang sedari tadi hanya mendengarkan saja nyaris tersedak mendengar nama itu disebut tubuhnya serasa terhentak. Shi Hui sama sekali tak menyangka kalau obrolan malam ini akan menjurus ke arah sana ia tak menduga nama An Na akan terdengar dari teman-temannya. Sudah dua tahun belakangan ini ia terus mencari tahu, namun nyatanya ia tak pernah mendapat jawaban yang memuaskan. Salah s

