17. Berlutut

1000 Kata

"Pulanglah ke rumah suamimu," titah Ibu pelan. Duka masih menggelayut di matanya. Tidak kalah berat dengan duka yang ada di mataku. Akhirnya semua permasalahan dalam rumah tangga, kubuka di depan Bapak dan Ibu ketika mereka bertanya apa yang terjadi pada Aqmar. "Bapak dan Ibu juga tidak suka tabiat suamimu, tetapi kami tidak bisa mendukung sebuah perceraian. Cerai adalah perbuatan halal yang sangat tidak disukai Allah," lanjut beliau. Aku terdiam, sudah menduga bahwa tidak akan mendapat dukungan dari mereka. Orangtua mana yang mau melihat rumah tangga anaknya hancur? Orangtua mana yang mau melihat anak perempuan mereka menjadi janda? "Tetapi mempertahankan pernikahan bersama imam yang melakukan maksiat juga tidak ada faedahnya. Justru dapat menghancurkan dirimu sendiri." Ibu terdiam s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN