"Kenapa semalam kamu tidak pulang, Cel?" tanya Berta, seraya mengikuti langkah Marcel, yang baru saja memasuki rumah. Dari semalam wanita paruh baya itu menanti kedatangan putranya itu, baru pagi ini iae pulang. Itupun hanya untuk mengambil koper yang telah berisi pakaiannya. Satu jam sebelum pulang, Marcel sudah meminta asisten rumah tangganya untuk memasukkan pakaian yang biasanya digunakan untuk bekerja. Dengan alasan ada masalah di luar kota yang harus diselesaikan. Agar tidak ada yang curiga jika sebenarnya ia hanya berpindah tempat tinggal untuk sementara waktu. "Aku di kantor. Banyak pekerjaan yang harus aku kerjakan dan sepertinya aku akan pergi lagi. Dan mungkin aku akan jarang pulang karena banyak pekerjaan yang harus aku lakukan," sahut Marcel. Seraya menyeret kopernya untuk

