Part 54

1553 Kata

"Nggak ada kok pipinya merah gini?" goda Marcel. Semakin membuat Nadira salah tingkah, dan pipinya pun semakin merah saja. Alih-alih melepaskan Nadira yang gelagapan seperti ikan kekurangan air, Marcel justru semakin menggoda dan merapat. Semakin memperlihatkan betapa tampan dan mempesonanya seorang Marcel Prayoga. "Kak, jangan bercanda, deh," gerutu Nadira. Mendorong Marcel agar menjauh darinya. Berlama-lama dengan posisi seperti sekarang, bisa-bisa jantungnya melompat keluar dari rongganya. "Nggak. Aku nggak lagi bercanda. Aku justru lagi ingin tahu apa yang membuatmu melamun dengan pipi yang bersemu merah. Cepat katakan atau akan menerkammu!" ancam Marcel. Menggenggam pergelangan tangan Nadira, dan menyilangkannya ke atas kepala. "A-aku … itu …" "Ya, kamu kenapa?" "Aku ingin m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN