Udara subuh menelusup kamar Aksara dan Hellena. Perlahan Hellena mengurai pelukan Aksara di tubuhnya. Terlihat Aksara begitu lelah. Sampai tak ingat kalau adzan sudah berkumandang. Mungkin perjalannya kemarin dan peristiwa semalam antara dirinymembuat tubuhnya kecapaian. Hellena bangkit. Bergegas ke air untuk membersihkan diri. Setelah minum obat antinyeri dan antibiotik pemberian dokter pribadi Mama, rasa ngilu dan sakit ditubuhnya banyak berkurang. Belum selesai Hellena menghamparkan sajadah, Aksara sudah terbangun. Karena subuh sudah makin dekat, Aksara setengah melompat menuju air untuk membersihkan diri dan mengambil wudlu. Kebiasaannnya solat berjamaah di masjid, membuat dia paling engggan harus bangun kesiangan. Pagi pertama di rumah Mama Hellena, tak menghalangi Aksara

