Bisma menatap Nafisah, entah mengapa ada geletar yang tak di fahaminya saat menatap wajah Nafisah yang seperti sengaja menghindari tatapannya. " Siapa yang sakit, Naf?" Bisma mengulang pertanyaannya. "Yang Jelas bukan Hanifa." Jawaban Nafisah begitu dingin. Tapi tak urung membuat Bisma lega, mendengar Nafisah tidak sedang mengantar Hanifa. Putri kecilnya baik-baik saja. Bahkan Papa tak sempat menciummu saat kau pergi, Hanifa. Bisik hati Bisma sendu. "Baiklah saya duluan, Mas." Nafisah pamit. Bisma menelan saliva, biasanya Nafisah akan dengan sangat kepo bertanya. Sedang apa di UGD, siapa yang sakit, Mas tidak apa-apa? Ah, kenapa aku rindu sikap perhatian Nafisah yang selama ini dianggap angin lalu? Ayolah Nafisah bertanya siapa, yang tengah sakit, siapa tahu kalau kamu tahu Mama mer

